Breaking News
Loading...
Tampilkan postingan dengan label Bulu TANGKIS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bulu TANGKIS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 27 April 2014

Gita Bangga Ganda Indonesia Berjaya di All England

Arena Sports Keberhasilan dua ganda Indonesia di kejuaraan All England 2014, Minggu (09/3) malam mendapat apresiasi positif dari Gita Wirjawan. Pria yang menjabat sebagai Ketua Umum PB PBSI ini mengaku tak kuasa menahan haru melihat prestasi dua ganda Indonesia Hendra/Ahsan dan Tontowi/Lilyana.

"Saya terharu, bangga dan bahagia. Ini persembahan yang lagi-lagi menggetarkan semangat kita semua dari seluruh pelosok negeri. Hendra/Ahsan dan Tontowi/Lilyana kembali mengharumkan nama bangsa dan Indonesia raya pun berkumandang di ajang All England," ucap Gita Wirjawan dalam rilis yang diterima Bola.net.

"Hendra/Ahsan memecahkan kebuntuan gelar sejak 2003 di All England dan Tontowi/Lilyana berhasil mencetak hattrick, tiga kali juara All England. Sungguh kebanggaan tiada tara," sambung Gita.

Prestasi ini diharapkan Gita sebagai tonggak awal rentetan keberhasilan bulu tangkis Indonesia yang akan terus jaya dan berprestasi. Gita juga mengucapkan terima kasih kepada semua elemen yang tak kenal lelah berupaya mengembalikan kejayaan bulu tangkis nasional.

Sebelumnya di ajang All England, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir merebut gelar juara untuk ketiga kalinya di turnamen All England Super Series Premier 2014. Pasangan yang akrab disapa Owi/Butet ini sukses mengalahkan ganda China, Zhang Nan/Zhao Yunlei.

Sementara Hendra Setiawan/Muhammad Ahsan sukses mengembalikan nama harum Indonesian nomor ganda putra dengan mengalahkan pasangan Jepang, Hiroyuki Endo/Kenichi Hayakawa. Ini merupakan gelar ke-17 bagi Indonesia di nomor ganda putra All England, setelah pertama kali merebut gelar juara ganda putra pada 1972 atas nama Christian Hadinata/Ade Chandra.

Senin, 21 April 2014

Dua Gelar Pebulutangkis Indonesia dari Auckland

Arena Sports AUCKLAND – Kembali, Srikandi dan Arjuna muda Indonesia mengharumkan nama bangsa di negeri seberang. Kali ini datang dari ajang New Zealand Grand Prix 2014, saat pasangan Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika dan Kevin Sanjaya Sukamuljo/Selvanus Geh meraih dua gelar dari kemungkinan lima gelar yang dapat diraih.

Pasangan Alfian/Annisa lebih dahulu meraih gelar setelah memenangkan pertandingan final melawan pasangan pebulutangkis yang juga berasal dari Indonesia, Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktavianti melalui rubber game, 21-18 17-21 21-12.

Kunci kemenangan disebutkan Annisa, karena ia dan rekannya bermain tenang dan sabar. Sementara Alfian menyebutkan kunci kemenangan timnya, adalah karena ia dan Annisa bermain menyerang sedari awal bertanding.

"Kunci kemenangan kami adalah bermain dengan tenang dan sabar. Kami juga lebih tahan di lapangan," ucap Annisa, seperti dilansir Badmintonindonesia, Minggu (20/4/2014).

"Selain itu, kami bisa menjaga fokus dan konsentrasi di lapangan. Dari awal kami menerapkan permainan menyerang," tambah Alfian.

Sedangkan satu gelar lainnya, setelah pasangan Kevin/Selvanus menyingkirkan pasangan Taiwan Chen Hung Lin/Lu Chia Pin dengan skor 15-21 23-21 21-11. Kedua pasangan yang baru digabungkan tersebut pun sedikit terkejut dapat meraih kemenangan melawan pebulutangkis yang lebih diunggulkan.

"Cukup surprise juga kami ternyata bisa mengalahkan pemain yang lebih diunggulkan. Apalagi Chen merupakan pemain yang lebih senior dari kami. Di game kedua kami sudah tahu cara menghadapi lawan. Kemenangan di game kedua membuat kami makin percaya diri di game ketiga. Lawan terutama Lu, terlihat di bawah tekanan dan tak bisa berkembang " imbuh Kevin.

Berikut hasil pertandingan babak final New Zealand Grand Prix 2014:


Tunggal Putri
Nozomi Okuhara (JPN) vs Kana Ito (JPN) 21-15, 21-3

Tunggal Putra
Hsu Jen Hao (1/TPE) vs Tzu Wei Wang (6/TPE) 9-21, 12-21

Ganda Campuran
Alfian Eko Prasetya/Annisa Saufika (INA) vs Edi Subaktiar/Melati Daeva Oktavianti (INA) 21-18, 17-21, 21-12

Ganda Putri
He Tian Tang/Renuga Veeran (4/AUS) vs Shizuka Matsuo/Mami Naito (JPN) 21-13, 10-21, 21-18

Ganda Putra
Kevin Sanjaya Sukamuljo/Selvanus Geh (INA) vs Chen Hung Ling/Lu Chia Pin (2/TPE) 15-21, 23-21, 21-11 (acf)